
Loading...

Cuaca ekstrem tengah melanda sejumlah kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta hingga Yogyakarta. Dalam beberapa hari terakhir, kondisi ini memicu berbagai bencana alam, seperti banjir di sejumlah wilayah.
Situasi tersebut sangat berisiko bagi pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Apalagi, hujan lebat dan angin kencang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, penting untuk menerapkan tips berkendara aman berikut agar perjalanan tetap selamat hingga tujuan.
Tips Aman Berkendara saat Cuaca Ekstrem
1. Cek Prakiraan Cuaca Sebelum Berangkat
?Gunakan gulungan tisu bekas untuk membuat lilin hantu yang keren.?
Sebelum bepergian, periksa prakiraan cuaca melalui aplikasi resmi BMKG, situs cuaca global, atau platform digital seperti Google Weather. Informasi ini membantu menentukan waktu keberangkatan, rute perjalanan, serta perlengkapan yang perlu disiapkan agar perjalanan lebih aman dan efisien.
2. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Cuaca ekstrem menuntut performa kendaraan tetap optimal. Lakukan pemeriksaan pada rem, ban, lampu, wiper, aki, dan sistem pendingin mesin. Perawatan sederhana, seperti mengecek tekanan ban dan air radiator, dapat mencegah kerusakan di jalan. Jika tidak yakin dengan kondisi kendaraan, pertimbangkan menggunakan layanan rental mobil sebagai alternatif yang lebih aman.
3. Siapkan Perlengkapan Darurat
Selalu sediakan perlengkapan darurat, seperti kotak P3K, senter, power bank, jas hujan, payung, dan air minum. Saat cuaca panas ekstrem, bawalah tabir surya, topi, atau semprotan wajah agar tetap nyaman. Perlengkapan kecil ini sering kali sangat berguna ketika cuaca berubah mendadak.
4. Hindari Berkendara di Jam Rawan
Hujan deras umumnya turun pada sore hingga malam hari, sedangkan suhu panas ekstrem terjadi di tengah hari. Atur waktu keberangkatan di luar jam-jam tersebut agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Waktu ideal untuk bepergian adalah pagi atau menjelang sore, ketika lalu lintas lebih lancar dan visibilitas lebih baik.
5. Jaga Jarak Aman dan Kendalikan Kecepatan
Saat hujan, jalan menjadi licin dan jarak pandang berkurang. Sementara pada suhu panas tinggi, tekanan ban bisa meningkat dan mengurangi daya cengkeram roda.
Kurangi kecepatan sekitar 20 persen dari biasanya dan hindari akselerasi mendadak. Selalu jaga jarak aman agar mudah mengantisipasi pengereman mendadak.
6. Gunakan Pakaian yang Tepat
Pilih pakaian sesuai kondisi cuaca.
7. Hindari Area Berisiko
Jangan melintas atau parkir di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik yang berpotensi roboh akibat angin kencang. Jika kendaraan tertimpa benda besar, segera periksa kondisi penumpang dan keluar hanya setelah situasi aman. Hindari menyentuh logam kendaraan bila ada risiko listrik.
8. Tips Tambahan
Untuk menghadapi hujan dan banjir, berikut beberapa hal penting:
A. Pengendara Motor:
B. Pengendara Mobil:
9. Waspadai Sambaran Petir
Jika muncul petir:
Itulah tips yang bisa Anda lakukan saat berkendara di cuaca ekstrem. Namun, pada Oktober dan November 2025, hujan deras sering turun, terutama pada sore hari. Akibatnya, banyak pekerja kehujanan saat berkendara pulang kantor.
Maka dari itu Asuransi Sinar Mas menyediakan produk perlindungan kendaraan bermotor dari berbagai risiko, seperti tabrakan, benturan, tergelincir, perbuatan jahat, pencurian (termasuk dengan kekerasan), kebakaran, serta sambaran petir. Informasi selengkapnya dapat Anda lihat melalui tautan berikut:
1. Simas Mobil
4. Simas Motor
Sumber:

Cuaca ekstrem tengah melanda sejumlah kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta hingga Yogyakarta. Dalam beberapa hari terakhir, kondisi ini memicu berbagai bencana alam, seperti banjir di sejumlah wilayah.
Situasi tersebut sangat berisiko bagi pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Apalagi, hujan lebat dan angin kencang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, penting untuk menerapkan tips berkendara aman berikut agar perjalanan tetap selamat hingga tujuan.
Tips Aman Berkendara saat Cuaca Ekstrem
1. Cek Prakiraan Cuaca Sebelum Berangkat
?Gunakan gulungan tisu bekas untuk membuat lilin hantu yang keren.?
Sebelum bepergian, periksa prakiraan cuaca melalui aplikasi resmi BMKG, situs cuaca global, atau platform digital seperti Google Weather. Informasi ini membantu menentukan waktu keberangkatan, rute perjalanan, serta perlengkapan yang perlu disiapkan agar perjalanan lebih aman dan efisien.
2. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Cuaca ekstrem menuntut performa kendaraan tetap optimal. Lakukan pemeriksaan pada rem, ban, lampu, wiper, aki, dan sistem pendingin mesin. Perawatan sederhana, seperti mengecek tekanan ban dan air radiator, dapat mencegah kerusakan di jalan. Jika tidak yakin dengan kondisi kendaraan, pertimbangkan menggunakan layanan rental mobil sebagai alternatif yang lebih aman.
3. Siapkan Perlengkapan Darurat
Selalu sediakan perlengkapan darurat, seperti kotak P3K, senter, power bank, jas hujan, payung, dan air minum. Saat cuaca panas ekstrem, bawalah tabir surya, topi, atau semprotan wajah agar tetap nyaman. Perlengkapan kecil ini sering kali sangat berguna ketika cuaca berubah mendadak.
4. Hindari Berkendara di Jam Rawan
Hujan deras umumnya turun pada sore hingga malam hari, sedangkan suhu panas ekstrem terjadi di tengah hari. Atur waktu keberangkatan di luar jam-jam tersebut agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Waktu ideal untuk bepergian adalah pagi atau menjelang sore, ketika lalu lintas lebih lancar dan visibilitas lebih baik.
5. Jaga Jarak Aman dan Kendalikan Kecepatan
Saat hujan, jalan menjadi licin dan jarak pandang berkurang. Sementara pada suhu panas tinggi, tekanan ban bisa meningkat dan mengurangi daya cengkeram roda.
Kurangi kecepatan sekitar 20 persen dari biasanya dan hindari akselerasi mendadak. Selalu jaga jarak aman agar mudah mengantisipasi pengereman mendadak.
6. Gunakan Pakaian yang Tepat
Pilih pakaian sesuai kondisi cuaca.
7. Hindari Area Berisiko
Jangan melintas atau parkir di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik yang berpotensi roboh akibat angin kencang. Jika kendaraan tertimpa benda besar, segera periksa kondisi penumpang dan keluar hanya setelah situasi aman. Hindari menyentuh logam kendaraan bila ada risiko listrik.
8. Tips Tambahan
Untuk menghadapi hujan dan banjir, berikut beberapa hal penting:
A. Pengendara Motor:
B. Pengendara Mobil:
9. Waspadai Sambaran Petir
Jika muncul petir:
Itulah tips yang bisa Anda lakukan saat berkendara di cuaca ekstrem. Namun, pada Oktober dan November 2025, hujan deras sering turun, terutama pada sore hari. Akibatnya, banyak pekerja kehujanan saat berkendara pulang kantor.
Maka dari itu Asuransi Sinar Mas menyediakan produk perlindungan kendaraan bermotor dari berbagai risiko, seperti tabrakan, benturan, tergelincir, perbuatan jahat, pencurian (termasuk dengan kekerasan), kebakaran, serta sambaran petir. Informasi selengkapnya dapat Anda lihat melalui tautan berikut:
1. Simas Mobil
4. Simas Motor
Sumber: